Psycora membantu siswa memantau kondisi kesehatan psikososial dan mendeteksi tingkat ketergantungan gawai secara mandiri. Didukung analisis data Guru BK dan chatbot edukatif.
Evaluasi Psikososial Siswa
SMPN 216 Jakarta
Strengths and Difficulties Questionnaire
Pediatric Symptom Checklist-17
Smartphone Addiction Scale
Rekomendasi PsyBot
Hasil skrining menunjukkan ketergantungan gawai kategori Sedang. Cobalah batasi penggunaan gawai 2 jam sebelum tidur dan buat jadwal aktivitas luar ruangan.
Hitung otomatis skor dari ketiga instrumen kuesioner ke dalam kategori Risiko Rendah, Sedang, Tinggi, hingga Sangat Tinggi.
Konsultasikan manajemen waktu, regulasi emosi, dan tips mengurangi ketergantungan gawai secara langsung.
Visualisasi data analitis (BI) makro sekolah untuk memantau tren perkembangan psikososial siswa demi rancangan tindakan preventif.
Setiap data hasil kuesioner disimpan dengan aman dan bersifat rahasia, hanya dapat diakses oleh Guru BK yang memiliki otoritas resmi.
Strengths and Difficulties Questionnaire
Mengukur kekuatan dan kesulitan perilaku serta emosional siswa. Instrumen ini mendeteksi 5 subskala: gejala emosional, masalah perilaku, hiperaktivitas, masalah hubungan teman sebaya, dan perilaku prososial.
Pediatric Symptom Checklist-17
Skrining cepat kondisi psikososial anak dan remaja. Berguna mendeteksi gangguan dalam tiga dimensi utama: dimensi internalisasi (depresi/kecemasan), eksternalisasi (perilaku menentang), dan atensi (hiperaktif/sulit fokus).
Smartphone Addiction Scale - Short Version
Mengukur kecenderungan tingkat ketergantungan atau adiksi penggunaan gawai (gadget) pada remaja. Mengidentifikasi dampak negatif gawai pada keseharian, manajemen waktu, dan relasi sosial.
Siswa masuk menggunakan akun NIS yang telah didaftarkan oleh administrator sekolah secara aman.
Menjawab 52 pertanyaan dari instrumen terpadu (SDQ, PSC-17, SAS-SV) secara jujur. Hanya butuh 10-15 menit.
Hasil skor dan klasifikasi tingkat risiko (Rendah, Sedang, Tinggi, Sangat Tinggi) langsung ditampilkan secara dinamis.
Konsultasikan rekomendasi pencegahan dengan Chatbot, atau dapatkan bimbingan konseling langsung dari Guru BK.